Pahami Ibadah Ghairu Mahdah Saat Haji dan Umrah Agar Pahala Berlimpah

Kategori : Umrah, Haji, Ditulis pada : 04 Januari 2025, 08:02:02

Menjalankan haji dan umrah merupakan pengalaman ibadah yang istimewa. Selain bisa mengerjakan ibadah di rumah Allah, segala macam bentuk ritual ibadah baik itu ibadah mahdah maupun ibadah ghairu mahdah dapat diganjar pahala yang berlipat ganda. Selain mengerjakan rukun haji dan umrah serta ibadah wajib, Anda bisa meningkatkan ibadah dengan menjalankan ibadah ghairu mahdah ketika melaksanakan haji dan umrah.

Ibadah ghairu mahdah merupakan ibadah yang di luar ibadah wajib seperti zakat. Sifatnya lebih seperti muamalah, yakni ibadah umum yang jika dikerjakan diridhoi dan dicintai oleh Allah SWT. Termasuk di dalamnya terkait yang berhubungan antar manusia. Jadi, bentuk dari ibadah ghairu mahdah tak hanya yang bersifat ritual seperti sholat atau puasa, namun banyak bentuk lain yang bisa dikerjakan juga bernilai ibadah.

Wujud dari ibadah ghairu mahdah ini dapat berupa ucapan ataupun tindakan. Baik itu secara lahiriah atau dalam batin. Seperti yang Anda ketahui, ada banyak sekali unsur kehidupan yang manusia alami seperti kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, politik, kebudayaan dan juga seni. Dalam bentuk ibadah misalnya memotong hewan qurban, jual beli, wakaf, melaksanakan aqiqah, hingga pernikahan. Hal tersebut bisa bernilai ibadah di sisi Allah jika dikerjakan dengan niat ikhlas beribadah dan mendapat ridha Allah SWT.

Tentunya, tak semua ibadah ghairu mahdah dapat Anda kerjakan saat di Baitullah. Misalnya, kegiatan jual beli adalah hal yang baik yang dibolehkan oleh Allah dan bisa bernilai ibadah. Akan tetapi, ketika melaksanakan haji dan umrah adalah saat yang tidak tepat sehingga aktivitas ini malah menyita waktu untuk beribadah atau membuat pelaksanaan rukun haji dan umrah menjadi kurang fokus..

Nah, Anda mungkin penasaran. Apa saja sih wujud aktivitas yang termasuk ke dalam ibadah ghairu mahdah yang dapat dikerjakan ketika haji dan umrah? Yuk, simak hingga habis ya supaya Anda dapat langsung mempraktekkannya ketika melaksanakan ibadah haji dan umrah di tanah suci!

I’tikaf

I’tikaf adalah kegiatan berdiam diri di masjid dengan diawali dengan niat i’tikaf. Berbeda dengan i’tikaf di masjid biasa, Anda melaksanakan i’tikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saat menunaikan ibadah haji dan umrah. Pastinya, suasana i’tikaf menjadi sedikit berbeda. Situasi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi cenderung lebih ramai dengan jamaah haji dan umrah lainnya.

28.jpg

Photo by Haidan on Unsplash

Anda dapat memilih spot atau sudut masjid yang tak terlalu ramai oleh orang yang berlalu lalang agar Anda bisa lebih tenang serta khusyu’ waktu menjalani i’tikaf. Anda dapat mengisi i’tikaf Anda dengan banyak mengucap dzikir kepada Allah, membaca Alquran, shalat sunnah, serta berdoa kepada Allah SWT. Jangan lupa untuk berwudhu sebelum masuk ke masjid untuk ber i’tikaf.

Menyembelih Hewan Qurban

Menurut bahasa, qurban berarti dekat. Sedangkan secara istilah, qurban artinya menyembelih hewan qurban yang telah memenuhi syarat serta dilakukan pada waktu yang ditentukan yaitu saat Hari Raya Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah. Tujuan dari melaksanakan qurban adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT.

29.jpg

Photo by Sam Carter on Unsplash

Selain itu, setiap muslim dapat berqurban untuk meneladani kisah ketaatan Nabi Ibrahim yang Allah berikan perintah untuk menyembelih putranya yaitu Nabi Ismail yang juga begitu taat kepada Allah. Akhirnya Allah menggantinya dengan hewan qurban karena ketaatan keduanya.

Inilah kesempatan untuk Anda yang sedang melaksanakan ibadah haji untuk melakukan salah satu ibadah ghairu mahdah yaitu qurban. Anda bisa menyembelih hewan qurban di tanah suci. Pastinya sangat istimewa jika Anda bisa melaksanakannya ketika haji, dan meraih pahala yang berlimpah.

Shadaqah

Selanjutnya adalah shadaqah. Sangat dianjurkan untuk memperbanyak shadaqah ketika melaksanakan ibadah haji dan umrah. Banyak fadhilah ketika seseorang bersedekah. Anda dapat memberikan apa saja yang terbaik yang Anda miliki dengan niat semata-mata mengharap balasan dari Allah semata tanpa mengharap imbalan dari makhluk-Nya.

Berwakaf

Secara bahasa, wakaf berarti menahan. Sedangkan menurut istilah, wakaf berarti memberikan harta yang kekal zatnya, yang kemudian dapat mendatangkan manfaat untuk kepentingan umum di jalan Allah. Biasanya, jamaah haji dan umrah akan mewakafkan mushaf atau Alquran ke Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Anda bisa membeli Alquran saat di Makkah untuk kemudian diwakafkan. 

Istiqomah Menjaga Wudhu

Menjaga wudhu termasuk ibadah ghairu mahdah yang dapat Anda kerjakan ketika haji dan umrah. Dengan menjaga wudhu, Anda bisa mengerjakan lebih banyak ibadah seperti sholat sunnah, baca Alquran, ber i’tikaf dan seterusnya. Tanpa harus terus-terusan wudhu, sehingga lebih hemat waktu. Apalagi, terdapat keutamaan yaitu meraih pahala dengan menjaga wudhu ini.

30.jpg

Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Berdzikir

Terakhir, Anda harus banyak-banyak dzikir mengingat Allah selama menunaikan ibadah haji dan umrah, kapanpun dan dimanapun. Jangan lupa untuk selalu melisankan dzikir seperti beristighfar, bertakbir, tasbih, juga bertahmid yang bisa menjaga Anda dari berkata-kata yang tidak baik atau melewatkan waktu di Baitullah tanpa mengingat Allah.

Ini merupakan cara yang cukup mudah untuk Anda dalam meraih banyak pahala. Anda bisa membawa tasbih manual maupun menggunakan tasbih digital yang dipakai di jari agar selalu ingat untuk mengucap dzikir kepada Allah.

Nah, itulah beberapa ibadah ghairu mahdah yang bisa Anda lakukan ketika beribadah haji dan umrah. Semoga dengan menjalankan ibadah tersebut, Anda dapat lebih dekat kepada Allah dan meraih pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id